“Trend Slow Living: Hidup Lambat Justru Membawa Lebih Banyak Kemajuan?”
- Jul 01, 2025
- Bismillah Sukses
- Gaya Hidup
Di tengah gempuran kecepatan informasi dan tuntutan multitasking, tren slow living justru berkembang pesat. Gaya hidup ini mengajak orang untuk hidup lebih pelan, sadar, dan seimbang.
Slow living bukan berarti malas, melainkan memberikan ruang untuk menyusun prioritas, menikmati proses, dan memaknai hal-hal sederhana. Banyak yang memilih pindah ke desa, bercocok tanam, atau sekadar mengurangi aktivitas daring demi ketenangan.
Para praktisi slow living merasa hidup mereka kini lebih bermakna, tidak terjebak dalam pencapaian semu. Mereka belajar bahwa tak semua hal harus dikejar — sebagian cukup dinikmati.