“Minimalis Estetik atau Terjebak Tren? Realita di Balik Gaya Hidup Minimalis”
- Jul 01, 2025
- Bismillah Sukses
- Gaya Hidup
Feed Instagram dipenuhi rumah putih bersih, rak kayu lapang, dan hanya dua gelas di atas meja. Gaya hidup minimalis seolah menjadi simbol kemapanan baru. Namun, apakah semua benar-benar hidup sederhana?
Banyak orang membeli barang minimalis mahal demi estetika, bukan karena filosofi “less is more”. Dalam beberapa kasus, gaya hidup minimalis justru melahirkan tekanan sosial baru: takut rumah tidak “Instagramable”, merasa bersalah membeli benda di luar palet warna netral.
Inti dari minimalisme adalah kesadaran akan apa yang benar-benar dibutuhkan. Jadi, jangan sampai terjebak pada estetika — padahal esensinya adalah kebebasan dari konsumsi berlebih.